Menuju Pendidikan Prospektif
Pembukaan Pancawindu Yayasan Prayoga RiauKamis, 28 Mei 2009 09:52 Hesa/Agnes
Penekanan sirine oleh Mgr. Leopoldo Girelli dan Mgr. M.D. Situmorang
"Pedidikan sejatinya harus dapat menjadi cerminan sikap dan tindakan tentang realitas nilai," demikian dikatakan Mgr. Leopoldo Girelli, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, dalam acara pembukaan peringatan Pancawindu Yayasan Prayoga Riau (YPR), Senin (4/5) lalu. Pendidikan harus mampu mengembangkan anak, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga terutama moral dan spiritual, tambah Mgr. Leopoldo Girelli.
Pendidikan ujarnya, juga harus diarahkan pada upaya mempersiapkan generasi yang kaya akan nilai-nilai kehidupan, teguh, dan tegar dalam setiap tantangan zaman. Pendidikan juga hendaknya berpihak pada orang-orang miskin, tak mampu, dan terpinggirkan.
Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Vatikan ini menyampaikan salam dari Paus Benediktus XVI kepada seluruh umat di Riau, khususnya warga YPR. "Beliau mencintai anda semua, dan berdoa bagi anda," demikian ucapnya dengan Bahasa Indonesia yang patah-patah.
Acara pembukaan peringatan Pancawindu, YPR ini ditandai dengan penekanan tombol sirine, yang diramaikan dengan pementasan dan
conffeti. Bersamaan dengan itu, layar panggung di aula SD Santa Maria Pekanbaru terbuka secara otomatis, dan menunjukkan tulisan " Revitalisasi Pendididkan Lokal Menuju Pendidikan Prospektif",yang menjadi tema peringatan Pancawindu YPR.
Selain serangkaian acara seremonial, acara pagi itu dimeriahkan juga penampilan bakat-bakat seni dari siswa-siswi Santa Maria, seperti ensambel musik, dan tari-tarian. Kegiatan peringatan Pancawindu ini akan diisi dengan serangkaian seminar dan workshop pendidikan, penulisan ulang sejarah YPR, di samping berbagai macam perlombaan.